aku adalah matahari
selalu bersinar
meskipun awan kadang menutupi
di balik itu aku tetap bersinar
aku memberi tanpa pamrih
tak berharap pahala
tak berharap surga
hanya pantas dan layak aku memberi
tanpa pernah berhitung
akan balasan yang akan kuterima
tanpa berhitung
keuntungan yang akan kudapat
aku hanya memberi
setelah sekian lama aku menerima
sudah saatnya aku memberi
sebagaimana tubuh
dalam masa pertumbuhan, menerima banyak makanan
ketika pertumbuhan itu terhenti,
itu pertanda bahwa aku harus mulai memberi
ketika umur semakin tua
aku pun sudah sangat layak memberi
tidak banyak tempat lagi untuk menerima
berilah sebanyak yang kau terima
Komentar
Posting Komentar