Aku tersenyum pagi ini
pada selimut dan bantal, guling dan kasur
pada ruangan kamarku, pada dinding tembok
pada pintu kamarku
Aku menuruni tangga sambil tersenyum,
pada anak tangga,
pada setiap pijakan yang aku lakukan,
pada guratan keramik anak tangga
Aku tersenyum saat mengambil handuk,
meanruhnya dengan pelan pada gantungan di kamar mandi,
aku tersenyum pada kran, shower,
aku tersenyum pada sir yang membasahi tanganku,
tersenyum pada kloset duduk, dan mengalirkan air
untuk menyiram nya,
aku mendengar suara air bercanda ketika
kupencet tombol kloset,
suara deras meluncur
membawa kotoran yang kubuang
ke dalam penampungan.
ku ambil sikat gigi, dan mengalirkan energi senyum,
menggosokannya pada gigiku dengan perlahan,
menggelitik giig dan gusi
mudah-mudahan senyumku akan lebih indah
terima kasih sikat gigiku.
dengan senyuman aku merasakan air mengalir
lembut ke kulitku, awlanya dingin dan berubah berangsur menjadi hangat,
aku tahu setiap sel tubhku senang dengan ini,
menjadikan sel kulitku bersih kembali dari kotoran,
dan aku merasakan segar kembali.
menggosokan sabun cair ke permukaan kulit tubuhku
membilasnya dan aku merasakan hal yang enak
pada kulitku, tidak lengket lagi, karena minyak
pada kulitku telah lenyap oleh sabun.
ketika aku menuliskan kalimat-kalimat ini,
aku seakan mendengar dari bagian tubuhku
aku mendramatisir kalimat itu dan cenderung berbohong,
oh maafkan aku.
harus aku akui,
aku akan mengatakan yang sebenarnya meskipun itu kepada diriku sendiri.
maafkan aku yah.
pertentangan batin sekecil inpun mempengaruhi
suasana dalam tubuhku
mengurangi rasa gembira yang ku coba alirkan
dalam tubuhku.
aku bisa berkata apa saja
aku bisa menulis apa saja
tapi tubuhku yang mengalami persaan yang berbeda akan
langsung bereaksi sebaliknya.
tubuhku tidak bisa di ajak berbohong.
kenapa demikian?
karena aku adalah makhluk dengan
multi mikroorganisme
aku adalah kumpulan makhluk-makhluk kecil
yang membentuk tubuhku.
sudah saatnya aku akan lebih memperhatiaknmu.
sudah saatnya aku memandang makhluk kecil ini
sebagaia sahabatku
sebagai bagian penting dalam hidupku
aku akan berusaha sebaik-baiknya
aku akan berkata-kata dengan hal yang baik
aku berjanji memperlakukannya dengan baik.
jadi pagi ini aku melanjutkan
senyum pagi ku
pada seluruh sel tubuhku
pada jam dinding ku, pada kipas angin
pada photo yang bergantung di dinding
pada piano
pada buku-buku yang ada di rak
pada keyboard dan monitor
pada meja
pada dompet
pada handphone
sepertinya aneh
tapi aku senang melakukannya
ini menimbulkan efek yang berbeda
cobalah.
Komentar
Posting Komentar