Langsung ke konten utama

KOLONEL SANDERS




Kolonel Sanders mulai mewujudkan impiannya pada umur 65 tahun. Dia bangkrut dan kesepian. Dia mendapatkan cek jaminan sosial pertamanya sebesar $105, dan dia marah. Namun bukannya menyalahkan masyarakat atau sekadar menulis sebuah catatan sangat tidak menyenangkan kepada Kongres, dia mulai bertanya pada diri sendiri, “Apa yang bisa saya lakukan yang akan berguna bagi orang lain? Apa yang bisa saya berikan?”

Jawaban pertamanya adalah, “Nah saya memiliki resep ayam ini, kelihatannya semua orang menyukainya! Bagaimana kalau saya menjual resep ke restoran? Bisakah saya menghasilkan uang dengan melakukan itu?” Lalu tiba-tiba dia berpikir, “Itu Bodoh. Menjual resep bahkan tidak akan bisa membayar sewa.” Dan dia memiliki ide baru, “Bagaimana kalau saya tidak hanya menjual resep kepada mereka, tetapi juga menunjukkan bagaimana cara memasak ayam yang benar? Bagaimana kalau ayam itu sangat baik untuk meningkatkan bisnis mereka? Kalau lebih banyak orang yang datang untuk berkunjung dan pendapatan mereka meningkat, mungkin mereka bisa memberi saya keuntungan dari penjualan tambahan.”

Banyak orang memiliki ide bagus. Namun kolonel Sanders berbeda. Dia adalah pria yang tidak hanya berpikir, tetapi melakukan sesuatu yang luar biasa. Dia melaksanakan ide itu. Dia pergi dan mulai mengetuk pintu, memberi  tahu setiap pemilik restoran, kisahnya, “Saya memiliki resep ayam yang luar biasa, dan saya pikir jika Anda menggunakannya, itu akan meningkatkan penjualan Anda. Dan saya akan mendapatkan keuntungan dan peningkatan itu.”

Nah, banyak orang tertawa. Mereka berkata, “Dengar, pria tua, keluar dari sini. Buat apa Anda menggunakan setelan jas putih ini!” Apakah Kolonel Sanders menyerah? Tentu saja tidak. Dia memiliki kunci sukses nomor 1. Kolonel Sanders tentunya menggunakan kekuatan pribadinya. Bukannya merasa sedih karena restoran terakhir yang menolak idenya, dia bergegas memusatkan diri untuk menceritakan kisahnya lebih mengesankan dan mendapatkan hasil yang lebih baik dari restoran berikutnya.

Menurut Anda berapa kali Kolonel Sanders mendengar kata “tidak” sebelum mendapatkan jawaban yang Dia inginkan? Dia telah ditolak 1009 kali sebelum ia mendengar kata pertama iya nya. Dia menghabiskan waktu dua tahun melintasi Amerika dengan mobil tuanya yang usang, tidur di jok belakang dengan setelan putihnya yang kusut, bangun setiap hari dengan penuh semangat untuk membagi ide dengan orang yang baru. Sering, makanan satu-satunya adalah potongan kecil dari contoh makanan yang dia siapkan untuk calon pembeli.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."