Langsung ke konten utama

Booker T. Washington




Booker T. Washington berjuang keras melawan prasangka buruk kaum kulit putih untuk mendirikan Institut Tuskegee di Alabama. Suatu hari di saat dia melewati rumah seorang wanita kaya raya yang menganggapnya hanya orang kulit hitam belaka, didengarnya wanita itu berseru, “Hei, kemarilah, aku perlu orang untuk membelah-belah kayu.”

Tanpa berkata sepatah kata pun, Washington menyingsikan lengan jaketnya, mengambil kampak, lalu bekerja, bukan hanya membelah-belah setumpuk kayu, tetapi juga membawanya ke dalam rumah.

Dia baru saja melangkah pergi ketika seorang pembantu berkata, “Dia Profesor Washington, Bu.” Dengan sangat malu, wanita itu mendatangi Institut Tuskegee untuk minta maaf. Sang pendidik menjawab, “Tidak perlu minta maaf, Bu. Aku senang membantu teman-temanku.” Wanita itu menjadi salah seorang pendukung Tuskegee yang paling ramah dan dermawan. Washington tidak mau merasa terganggu oleh hinaan atau tuntutan.

Clarence W. Hall
Reader’s Digest

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."