Ilmu itu mengenal dan beramal.
Pelajarilah semua ilmu yang engkau sukai,
tetapi ingatlah,
Allah tidak akan memberikan manfaat
dari ilmu tersebut sebelum engkau
mengamalkannya terlebih dulu.
Hati-hatilah kalian dengan kekeliruan seorang alim.
Sebab, setan bisa saja mengatakan
kesesatan melalui lisan seorang alim.
Sementara di sisi lain, bisa saja
seorang munafik mengatakan kebenaran.
Maka ambillah kebenaran itu
dari mana saja datangnya.
Karena dalam kebenaran terdapat cahaya.
Waspadalah akan ketergelinciran orang berilmu.
Dan, kenalilah kebenaran itu
dengan kebenaran pula,
karena kebenaran itu mempunyai cahaya.
Ilmu itu di depan amal,
dan amal mengikutinya.
Mu'adz bin Jabal Al-Khazraji
Komentar
Posting Komentar