Langsung ke konten utama

Aku dan anakku

Aku hanyalah generasi terdahulu bagi anak2 ku. Aku tidak bisa memaksakan pemikiran pada anakku. Karena pemikiran ku pastilah sudah usang bagi dia. Aku biarkan anakku memiliki pemikiran yang bebas sesuai generasinya. Biar dia bisa melejit bersama zamannya. Aku tak mungkin mengikat mereka dengan pikiran yg usang dan kolot yang aku miliki.

Yang mungkin aku bisa sumbangkan kepada mereka adalah kata kata yg universal sifatnya peninggalan nenek motang dan generasi pendahulu. Yang masih dipkaia sebagai sesuatu kebenaran. Mereka mungkin kadang butuh arah, dan hanya itu yang bisa kuberikan sebuah arah. Mereka harus bergerak sendiri.

Kadang dalam tahap tertentu aku hanya menyediakan bahan dan sarana. Mendukung apa yang dia inginkan. Dunia anakku pasti jauh lebih kompleks daripada yang pernah aku alami. Duniaku begitu berbeda dan begitu sederhana. Dunia yg kualami telah membentuk diriku seperti ini.  Dunia mereka pasti lebih menarik dan penuh kejutan. Mereka butuh penyelesaian yang lebih komprehensip dibandingkan dengan yang aku miliki.

Mereka kadang terlihat bergantung padaku. Tapi secara tidak langsung aku melepaskan ikatan itu. Walaupun mereka tidak menyadarinya. Aku tak mau menutupi keajaiban dunianya. Pastilah zamannya lebih penuh warna dan penuh kejutan.

Mereka secara hukum memang anakku, tetapi mereka adalah human yang merdeka  mereka bebas. Mereka punya hak azasi yang ku jamin kebebasannya. Mereka adalah individu yang berbeda. Mereka pantas menjalankan hidup dengan caranya sendiri.

Aku yakin ketika mereka hidup tanpa ada tekanan dariku pastilah mereka hidup pada zaman yang murni zamannya. Mereka adalah individu yang terpisah.  Bukan milikku tapi mereka adalah milik Sang pencipta. Taku hanya dititipi untuk menjaganya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."