Zhao dan Zhou adalah teman baik. Mereka
berencana untuk bersama-sama pergi ke Nandu untuk berbisnis.
Pada pagi hari keberangkatan,
Zhao sampai ke perahu terlalu pagi, maka dia tidur di perahu itu. Si tukang
perahu, melihat emas yang dibawanya, bermaksud mencurinya. Dia lalu memindahkan
perahu itu ke tempat yang tenang dan melemparkan Zhao ke dalam sungai, kemudian
kembali dan berpura-pura tertidur lelap.
Ketika Zhau tiba di tepi sungai,
si tukang perahu itu memberitahu dia bahwa Tuan Zhao belum muncul. Setelah lama
menunggu, Zhaou menyuruh si tukang perahu itu pergi ke rumah Zhao untuk
menjemputnya.
“Nyonya Zhao,” teriak tukang
perahu itu, megetuk pintu rumah Zhao, “kenapa Tuan Zhao belum datang?”
“Apa?” Nyonya Zhao menjadi heran.
“Dia telah meninggalkan rumah sejak tadi. Bagaimana mungkin dia belum tiba?”
Tukang perahu itu bergegas
kembali dan Zhou menjadi terperanjat. Selama tiga hari dia dan Nyonya Zhao
mencari Zhao ke mana-mana, tetapi tidak menemukan jejaknya. Zhou lalu melaporkan
hal ini ke pejabat setempat.
Misteri ini tetap tidak
terpecahkan sampai seorang pejabat yang baru, Hakim Yang, datang untuk mengkaji
kasusnya.
Ketika dia mempelajari kasus ini,
dia bertanya kepada dirinya sendiri, “Kenyataannya bahwa tukang perahu itu
memanggil Nyonya Zhao ketika dia mengetuk pintu sepertinya dia mengetahui bahwa
suaminya tidak ada di rumah.”
Pada akhirnya, tukang perahu itu
dibawa ke pengadilan dan di tuduh sebagai pembunuh.
Komentar
Posting Komentar