Langsung ke konten utama

Seorang Nenek yang Menyelamatkan Kepiting




Orang-orang yang maju dalam hidup ini adalah
orang-orang yang bangkit dan mencari lingkungan
yang mereka inginkan, lalu jika meraka tak dapat
menemukannya, mereka menciptakannnya.
George Bernard Shaw

Menjelang matahari terbit, seorang pelancong berusia enam puluhan berjalan-jalan di sepanjang pantai di Meksiko. Saat dia berjalan, menghirup udara segar pagi hari dan menikmati terik matahari yang sedang terbit seakan-akan ia keluar dari samudra, ia berpikir sendiri, “Betapa indahnya matahari, dan betapa mulia tujuan yang diembannya. Matahari menampakkan diri untuk menerangi hari yang baru dan memberi harapan-harapan baru.”

Kemudian kakaek ini melihat seorang nenek sedang membungkuk, memungut sesuatu lalu melemparkannya ke lautan. Waktu berlalu dan nenek itu terus melakukan hal yang sama berulang-ulang. Sang pelancong pun poenasaran, ia berjalan mendekat dan melihat bahwa yang dipungut si nenek adalah anak-anak kepiting yang terdorong ombak ke daratan dan ia melemparkan mereka kembali ke dalam lautan.

Sang pelancong mendekati nenek, meyapanya dan bertanya, “Bolehkah saya bertanya apa sebenarnya yang sedang Anda lakukan?” Wanita itu pun menjawab, “Sekarang adalah musim berbiak kepiting, dan anak-anak kepiting yang masih bayi tersesat dan tak berdaya, jika saya tak melemparkan kembali ke dalam air, mereka akan mati.”

Pelancong itu berkata, “Pasti ada ribuan anak kepiting di pantai ini, belum lagi ribuan yang lain di setiap pantai di pesisir ini. Bisakah Anda pahami, Nyonya, bahwa Anda tidak mungkin menyelesaikan masalah tersebut? Anda tidak membuat perbedaan.” Si nenek tersenyum, membungkuk, kembali memungut anak kepiting yang lain dan melemparkannya ke dalam air. Katanya, “Yang barusan menciptakan perbedaan bagi anak kepiting yang itu, dan tujuan saya adalah menciptkan perbedaan di dunia ini.


Dunia punya kebiasaan menyediakan ruang
bagi orang yang kata-kata dan tindakannya
menunjukan dia tahu ke mana dia menuju.
Napoleon Hill


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."