Langsung ke konten utama

Memperlambat irama hidup

Hidup yang biasanya aku jalani tergesa-gesa dalam segala aspek. Kini akucoba perlambat. Yang dulu aku tidak merasakan sentuhan antara pakaian dan kulit ketika memakai baju kini aku merasakan secara perlahan pergerakannya.

Mengunyah makanan secara perlahan mencoba merasakan rasa makanan dan dikunyah secara lembut. Berada lama2 dimulut tidak langsung diterjunkan ke lambung. Aku merasakan gemertak gigi dalam memotong motong makanan. Lidah membolak balik makanan. Sepertinya baru aku pahami.

Menyetir mobil tanpa perlu terburu. Segala perputaran setir aku rasakan. Mulusnya jalan aku dapat merasakan. Ketika melewati lubang aku sudah bersiap menghadapi goncangan.
Aku mendahulukan lewat mereka yang membutuhkan lewat depanku. Segalanya aku coba untuk bergerak pelan seperti air. Mengalir seperti sepoi angin.

Ketika berjalan aku bisa membayangjan tumitku menyentuh lantao atau jalan disusul oleh jari jemari dan aku mendengar suara tulang lutit ku berbunyi. Aku jadi sedikit lebih peduli terhadap apa yang terjadi pada diriku.

Aku merasakan ini kehiduan yang lebih baik. Aku menjalaninya dengan penuh kegembiraan yang aku rasakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."