pada dasrnya dalam setiap transaksi kehidupan kita dengan orang lain tidak ada yang diuntungkanbdan dirugikan. Perpindahan tangan itu hanya sementara. Ketika kita memahami siapa diri kita. Kita akan tahu dan mengerti. Mereka adalah kita. Kita adalah mereka. Apa yang dimiliki oleh mereka adalah apa yang kita miliki juga.
Jadi ketika mereka mengalami keuntungan, sesungguhnya itu adalah bagian keuntungan yang kita dapatkan juga. Kita umat manusia adalah satu. Kitaa tak terpisahkan dari yang lain. Kita adalah bahan bangunan dari pencakar langit yang hendak kita bangun. Nampak secara lahir kita terpisah pada hakikatnya kita adalah satu. Sebagaimana kita juga kelihatan seakan manusia yang terpisah padahal kita adalah terdiri dari milyaran makhluk hidup yang mentusun tubuh kita.
Kita tidak selayaknya menganggap kita lebih tinggi daripada orang lain. Kita tidak separutnya lebih bermanfaat daripada orang lain. Setiap dari kita mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda. Sebagaimana yg ada pada bangunan tidak bisa jendela mengatakan lebih penting daripada pintu. Pintu tidak selayaknya mengatakan lebih baik daripada atap. Mereka semua satu membentuk bangunan yang indah.
Seperti itu pulalah umat manusia kita semua sedang bekerjasama membangun peradaban manusia. Mengarah kepada sebuah peradaban yang hanya bisa dilihat oleh generasi berikutnya.
Jadi ketika mereka mengalami keuntungan, sesungguhnya itu adalah bagian keuntungan yang kita dapatkan juga. Kita umat manusia adalah satu. Kitaa tak terpisahkan dari yang lain. Kita adalah bahan bangunan dari pencakar langit yang hendak kita bangun. Nampak secara lahir kita terpisah pada hakikatnya kita adalah satu. Sebagaimana kita juga kelihatan seakan manusia yang terpisah padahal kita adalah terdiri dari milyaran makhluk hidup yang mentusun tubuh kita.
Kita tidak selayaknya menganggap kita lebih tinggi daripada orang lain. Kita tidak separutnya lebih bermanfaat daripada orang lain. Setiap dari kita mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda. Sebagaimana yg ada pada bangunan tidak bisa jendela mengatakan lebih penting daripada pintu. Pintu tidak selayaknya mengatakan lebih baik daripada atap. Mereka semua satu membentuk bangunan yang indah.
Seperti itu pulalah umat manusia kita semua sedang bekerjasama membangun peradaban manusia. Mengarah kepada sebuah peradaban yang hanya bisa dilihat oleh generasi berikutnya.
Komentar
Posting Komentar