Langsung ke konten utama

Dorongan Frustasi


Merupakan kompensasi paling indah dalam hidup,
 bahwa tidak ada manusia yang bisa
secara tulus mencoba membantu orang lain
tanpa membantu dirinya sendiri.

Ralp Waldo Emerson

Di Hawai, seorang ibu dari kedelapan anak kehilangan suaminya yang merupakan satu-satunya sumber pendapatan bagi keluarga. Mary sangat menderita setelah kematian suaminya. Dia benar-benar kehilangan, tak tahu apa yang harus dilakukan atau kemana harus pergi. Dia mengandalkan keluarga suaminya untuk menopang dia, tetapi diluar dugaannya dan yang sangat membuatnya terkejut, mereka menolak dengan alasan bahwa mereka pun sudah cukup menderita.

Pada suatu malam, perempuan itu merasa lapar, anak-anaknya menangis, dan dia tak punya apa-apa untuk memberi makan mereka. Dia sangat frustasi. Pada titik itulah dia memutuskan untuk melakukan sesuatu. Dia memutuskan untuk mengambil tindakan. Dia bertekad kuat tidak akan pernah lagi merasa seperti ini, bergantung pada orang lain atau membuat anak-anaknya menderita seperti sekarang. Dia pun berlari ke gereja terdekat dan di sana dia berdoa dan berdoa dengan air mata bercucuran meminta pertolongan Tuhan.

Seorang lelaki tua yang sedang berdoa di sana memperhatikannya. Dia mendekati Mary dan menanyakan apa masalahnya. Mary pun mencurahkan semua uneg-unegnya kepada lelaki itu. Lelaki itu berkata, “Saya kira saya bisa membantu Anda, tapi untuk sekarang ini biar saya bawakan makanan untuk Anda dan anak anak Anda.” Lelaki itu meninggalkan Mary di gereja selama beberapa saat, kemudian kembali dengan membawa makanan sebanyak yang bisa di tangkup dengan kedua tangannya dan meminta Mary untuk datang menemuinya keesokan hari di gereja yang sama. Mary berterim kasih kepada lelaki itu, bersyukur kepada Tuhan karena telah mendengarkan doanya, dan kembali ke rumah untuk memberi makan anak-anaknya yang kelaparan.

Keesokan harinya dia kembali ke gereja yang sama dan menemukan lelaki itu sudah menunggunya. Dia menawarkan pekerjaan kepada Mary sebagai pelayan di sebuah motel kecil yang dia miliki dengan bayaran per jam $2. Mary menerimanya dan mulai bekerja keesokan harinya.

Dia adalah pelayan terbaik yang pernah dikenal siapa pun di motel ini, dan tak lam kemudian sang pemilik menawarinya posisi sebagai kepala pelayan. Dia senantiasa bekerja dengan sepenuh hatinya. Waktu terus berlalu dan kini sang pemilik semakin tua dan lemah. Suatu hari dia mengatakan kepada Mary bahwa dia sudah tak mampu lagi melanjutkan pekerjaannya dan memintan Mary untuk menjadi partnernya dalam bisnis ini. Dia mengatakan kepada Mary bahwa kalau dia meninggal, dia akan mewariskan 50% hotel kepada Mary dan 50% sisanya kepada saudara perempuan lelaki itu yang paling dikasihi. Keduanya pun menandatangani surat resmi. Tak lama kemudian, lelaki tua itu meninggal dunia.

Mary memiliki 50% dari hotel yang sukses ini. Dia merasa bahwa hidup kini mulai tersenyum padanya, tapi tidak untuk waktu yang lama. Saudara perempuan lelaki itu mencari masalah dengan Mary. Mengingat keputusannya untuk tidak lagi tergantung kepada siapa pun, Mary memutuskan membeli 50% saham perempuan itu. Perempuan itu menerima tawarannya, tetapi sayang sekali ketiak Mary mengajukan pinjaman dari bank dia ditolak. Dia pun mengajukan kepada bank lain, satu demi satu, tetapi semuanya menolak. Mary sungguh frustasi dan hampir saja menyerah. Dia telah ditolak oleh hampir semua bank – hanya ada satu bank kecil yang tertinggal. Dia pun mengajukan pinjaman ke sana dan yang mengejutkan pinjaman itu di kabulkan. Maka Mary pun membeli saham yang 50%  dan sekarang ia adalah pemilik tunggal hotel itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih makanan

Karena makanan yang kita makan akan menjadi tubuh kita. Sudah selayaknya kita hanya memilih makanan yang sehat bagi tubuh. Kalau kita menyadari bahwa hidup hanya sekali maka makanan yg kita konsumsi harus benar benar menunjang hidup yang sekali ini. Jangan menumpuk makanan sampah dalam tubuh ini. Makanan sampah yang kita makan sungguh tidak berguna dan akan menjadi sumber pentakit. Karena tubuh menolak jenis makanan itu sehingga tidak bisa bersatu dengan tubuh. Selanjutnya makanan itu akan menjadi beban bagi tubuh. Kemana mana tubuh akan membawanya. Sehingga pergerakan kita menjadi lambat karena kegemukan. Memikirkan kembali makanan yang kita amakan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mumpung hidup hanya sekali ayo makan makanan yang sehat saja. Makan bukan untuk menumpuk makanan dalam perut atau tubuh. Makanan diperlukan karena energi dan kandungannya untuk kehidupan organisme yg ada dalam tubuh.

Mengangkat anak

Sebelum aku bersatu dengan matahari, izinkan aku untuk mengangkat anak dari kalangan orang2 miskin minimal 10 anak. Harapanku sih aku bisa mengangkat anak sampai 100 bahkan mungkin lebih. Betapa bahagianya bisa mengangkat anak dan membagikan kebahagiaan yang aku miliki kepada mereka. Aku adalah mathari yang akan memberikan kehangatan bagi penduduk bumi.

Senyum membangkitkan spirit Anda

Thomas A. Edison berkata, " Senyum dengan manusia itu bagaikan matahari dengan sinar. Sesungguhnya senyuman itu walaupun ringan dan sepele, tetapi bila ditebarkan sepanjang hayat niscaya akan menghasilkan kesan baik yang tak pernah terbayangkan dahsyatnya." "Senyuman itu cepat meresap masuk ke dalam diri Anda dan menjadikan Anda merasa senang dan dapat membangkitkan spirit."